MULTIMEDIA INTERAKTIF (MMI) DENGAN PEMANFAATAN CLASSMATE PERSONAL COMPUTER (CMPC)

Imran, S.Kom., MT (WI LPMP Sulawesi Selatan)

 I.          Pendahuluan

  Salah satu faktor penyebab mutu pendidikan di Indonesia rendah adalah motivasi belajar siswa rendah karena pada saat proses pembelajaran guru kurang menerapkan pembelajaran yang interaktif. Pembelajaran yang interaktif bisa diterapkan oleh guru dengan bantuan media pembelajaran. ClassMate Personal Computer (CMPC) merupakan salah satu Media Pembelajaran yang berbasis MultiMedia dan Interaktif  sehingga konsep pembelajaran abad 21 (seperti : berpusat pada siswa, berfikir kritis, kolaboratif dan pemanfaatan TIK) dapat diimplementasikan dengan maksimal dalam proses belajar mengajar.

Berikut ini beberapa fitur dari CMPC yang dapat digunakan oleh guru dalam pembelajaran :

  1. Pendaftaran siswa dengan Student Registration
  2. Mengunci kelas (memaksa siswa masuk kelas)
  3. Meminta perhatian siswa dengan silence mode
  4. Broadcast tampilan desktop dan suara Guru ke siswa
  5. Demonstrasi siswa ke guru dan siswa lainnya
  6. Menyiarkan gambar dan suara video dan kamera ke siswa
  7. Memonitor dan mengendalikan CMPC siswa
  8. Mengatur “setting” CMPC siswa
  9. Menjalankan aplikasi dan mematikan CMPC siswa dari jauh
  10. Membentuk dan mengatur anggota kelompok siswa
  11. Mengatur kegiatan tiap kelompok
  12. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk berdiskusi  dengan  siswa lainnya melalui komputer mereka
  13. Memberikan Quiz dan Survey kepada siswa dengan hasil yang langsung didapat.
  14. Merekam proses pembelajaran menggunakan CMPC
  15. Mendistribusikan file secara langsung ke komputer seluruh siswa

Untuk lebih jauh silahkan buka link berikut :

http://www.lpmpsulsel.net/v2/index.php?option=com_content&view=article&id=218:cmpc&catid=42:widyaiswara&Itemid=203

26 September 2013 at 9:20 am Tinggalkan komentar

Metode belajar membaca bagi anak di rumah

Membaca dan menulis adalah kompetensi dasar bagi anak dalam belajar, saya memiliki anak yang berusi 3 tahun 8 bulan dan 5 tahun 5 bulan, masing-masing duduk di TK dan SD. Saya tertarik untuk mengarahkan mereka belajar membaca dengan konsep bermain. lalu muncullah ide untuk melakukan hal berikut ini.

Alat dan bahan :

–          Laptop

–          Print + kertas

–          Gunting

–          Wadah/kotak tempat huruf

–          Alat tulis

Langkah kerja

  1. Ketik di laptop huruf A – Z  kemudian cetak di kertas minimal 2 rangkap
  2. Ketik di laptop huruf vokal A, I, U, E , O kemudian cetak
  3. Setelah beberapa huruf telah tercetak, ajak  anak-anak kita untuk bersama-sama menggunting huruf-huruf itu, sambil menggunting bersama-sama menyebutkan huruf yang sementara digunting.
  4. Saat menggunting perlu pengawasan yang ekstra agar tidak terjadi cidera pada anak (sesuaikan usia, jika belum mampu menggunting sendiri sebaiknya di bantu)
  5. Setelah semua di gunting, tempatkan huruf yang telah tergunting secara acak dalam wadah/kotak yang telah disiapkan
  6. Sebelum memulai, ajak siswa membersihkan bekas guntingan kertas yang tidak terpakai untuk dibuang ditempat sampah (penanaman nilai karakter)
  7. Kemudian simpan gunting pada tempat yang aman.
  8. Kemudian arahkan anak-anak untuk duduk teratur membentuk kelas sederhana
  9. Kemudian mulailah mengetik kata sederhana di laptop dengan ukuran font besar, sehingga mudah dibaca, misalnya APEL, BUNDA MASAK atau NAMA ANAK
  10. Setelah mengetik kata misalnya APEL, kemudian layar laptop di arahkan ke anak (kalau ada proyektor lebih baik lagi)
  11. Lalu anak diarahkan untuk menyusun huruf berdasarkan kata yang diketik di laptop
  12. Jika memungkinkan dilombakan dan diberi hadiah kecil, sesuaikan dengan tingkat perkembangan emosi anak dan kondisi mereka.
  13. Selamat mencoba

Cara ini baru saja saya praktekkan pada kedua anak saya Laeka dan Aila, dampak positifnya mereka merasa senang karena terlibat langsung, konsepnya bermain sambil belajar. Setelah ini saya tertarik untuk mengkombinasikannya metode dan media ini dengan metode fonik.

salam

Om ino

24 Januari 2013 at 10:53 am Tinggalkan komentar

Melatih MGMP IPA Pallang

Pelatihan MGMP IPA, hari sabtu 24 Maret 2012 dilakukan di JILC Pallangga karena kebutuhan Koneksi Internet.

Materi kali ini berkaitan dengan bagaimana pemberdayaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di MGMP. dengan sasaran Email,

Semoga Bermanfaat

Salam

 

24 Maret 2012 at 12:41 pm Tinggalkan komentar

7 Alasan memilih Komputer Tablet untuk Kantor/Perusahaan

Komputer Tablet telah menjadi trend baru setelah sempat redup, ini karena kebutuhan para pengguna IT yang sudah semakin kompleks dan supporting dari pihak produsen besar yang telah memikirkan kemudahan dan flexibilitas para penggunanya.

Berikut ini 7 alasan dalam memilih komputer tablet untuk kantor/perusahaan :

  1. Security. Aspek keamanan – autentifikasi, keamanan jaringan baik kabel maupun tanpa kabel dan koneksi melalui VPN.
  2. Extension of Collaboration Architecture. Aspek kemudahan dalam kolaborasi seperti penggunaan komunikasi suara, instan messeging, mengirimkan email dan bekerja dalam kelompok virtual  dalam berbagai flatform.
  3. Enterprise Administration & Management. Kemampuan yang besar dalam mengelola user access karyawan dari berbagai lokasi.
  4.  Interoperable Video Communications. Mendukung penggunaan komunikasi melalui video dari berbagai standar vedeo maupun berbagai vendor.
  5.  Powerful Computing Capability. Kemampuan proses yang baik dalam memproses dan mengolah data, termasuk membuat dan mengedit kontent seperti layaknya kemampuan komputer dekstop.
  6.  It’s In the Cloud. Virtualisasi dekstop memberikan kenyamanan dan keamanan bagi host penggunaan aplikasi pada data center
  7. Commitment to Open Source. Menggunakan sistem operasi dan aplikasi yang open source bahkan memberikan kemudahan bagi pengguna untuk menggunakan aplikasi yang dikembangkan sendiri.
Salam
Om Ino
NB: sumber http://blogs.cisco.com/collaboration/choosing-a-tablet-for-the-enterprise/

14 Juli 2011 at 11:16 am 2 komentar

Daya serap vs Efektifitas program

Seharusnya daya serap dan efektifitas menjadi sinergi dalam merancang, melaksanakan dan mengevaluasi suatu program dalam suatu institusi.

Namun ternyata dalam prakteknya, seringkali yang dikedepankan adalah dititik beratkan pada daya serap program, sehingga aspek efektifitas pelaksaan program menjadi prioritas kesekian kalinya.

Beberapa faktor yang mungkin mempengaruhi antara lain :

–  Pola pembahasan program yang belum optimal;

–  Pola penganggaran yang tidak berpihak kepada efektifitas

–  Pola pelaporan

–  Mindset.

dari beberapa kemungkinan faktor penyebab tadi, tentu yang paling dominan adalah mind set. Untuk itu sebaiknya kita hijrahkan mind set kita yang berorientasi daya serap ke arah efektifitas program.

salam

Om Ino

 

9 Juli 2011 at 10:59 am 2 komentar

Sambutan Kepala Badan di Rakor Bermutu

Kepala Badan PSDMP dan PMP sangat peduli dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan, ini terbukti dengan beberapa saran yang diberikan sekaitan dengan implementasi program bermutu.

Kepala badan sangat peduli dengan pengukuran kompetensi PTK, sehingga dapat dipetakan PTK tersebut berada pada level mana. Untuk itu perlu dilakukan penataan terhadap program-program peningkatan mutu pendidikan yang akan dilaksanakan, termasuk program bermutu. Indikator keberhasilan program bukan hanya diukur dari daya serap anggaran, atau laporan kegiatan, tetapi berorientasi pada produk, laporan hasil, kinerja dan portofolio PTK.

Ada tiga hal yang ditekankan, antara lain :

  1. Reorientasi program, kembali menata arah program, lakukan pengukuran kinerja, lalu upaya peningkatan berdasarkan hasil pengukuran.
  2. Perkuat Indikator keberhasilan program;
  3. Benahi sistem akutabilitas pertanggungjawaban keuangan.
Mari kita laksanakan upaya peningkatan program pendidikan demi kemajuan anak bangsa.
Salam Om INo

    26 April 2011 at 11:12 pm Tinggalkan komentar

    Pos-pos Lebih Lama Pos-pos Lebih Baru


    Blog Stats

    • 68.174 hits
    Agustus 2022
    S S R K J S M
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    293031  

    Top Clicks

    • Tidak ada